sore di suatu september

Standard

sore ini indah.

sore ini indah.

kata-kata itu yang saya gumamkan sepanjang jalan dari kantor ke rumah. Sambil memperhatikan beberapa kendaraan bermotor yang berlalu lalang, saya berusaha tetap fokus menyetir dan menyingkirkan pikiran yang mengganggu. Bahkan seorang OB yang melambaikan tangannya pada saya saat motornya melewati mobil yang saya kendarai pun hampir saya acuhkan.

Saya berfikir, ada kegiatan apa ya orang-orang sore ini? Biasanya saya langsung meluncur ke tempat saya mengajar bahasa Inggris di Bogor, namun hari ini sedang libur. Sempat berencana untuk berbelanja kebutuhan pokok saya bulan ini, namun pesan YM dari teman saya mengingatkan bahwa saya masih punya hutang kerjaan dengan deadline besok, yang artinya saya harus kerjakan itu sore ini juga di rumah.

Sekali lagi, saya melamunkan, apa ya kegiatan orang-orang di sore yang berbahagia ini? Sempat tersirat, ‘mungkin sedang ada yang syuting…’ Ah tapi terlalu kebetulan kalau begitu. Mungkin orang-orang hanya sedang pergi menjemput orang yang mereka cintai pulang dari kantornya (seperti yang sang OB lakukan, tak lama setelah ia mendahului, saya kembali melihatnya di jalan, dengan seorang perempuan manis duduk di belakangnya :))

Atau mungkin, perkiraan saya benar.. Yep, ada keramaian di depan, ada beberapa warga duduk di tepi jalan, dan pak polisi, serta satu buah mobil yang langsung menunjukkan kegiatan yang sedang berlangsung: syuting. 🙂

Hm. apapun kegiatan orang-orang itu, sore ini indah.

Dan semestinya keindahan sore ini tidak boleh saya cemari dengan pemikiran sedih bahwa pekerjaan saya masih menumpuk untuk esok dan esok dan esoknya lagi. Setiap hari terasa sedikit sekali kemajuan bertambah. Semestinya keindahan sore ini saya dukung dengan pemikiran positif, bahwa pasti saya bisa menyelesaikan tugas-tugas saya, bahwa apapun pemikiran buruk orang lain tentang saya tidak akan mempengaruhi saya, bahwa satu tatapan mata terhadap saya tidak akan mematahkan semangat saya, karena saya yakin, yang menciptakan sore indah hari ini akan tetap mendengar doa-doa saya, Dialah Yang Maha Segalanya.. Alloh SWT.

Alhamdulillah ya Alloh, atas segala limpahan rezeki, rahmat, dan hidayah Mu kepadaku. Ampuni aku yang masih bersedih dan tak bersyukur, di sore yang indah ini, yang Engkau ciptakan untuk hamba-Mu, karena Engkau mencintai kami 🙂

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s